- Resik-Resik Masjid Wonosobo Seri ke-331 Digelar di Masjid Baitul Hasanah
- RRM 330 Digelar di Masjid Chabibullah Idris Bugangan Wonosobo, Gratis untuk Masyarakat
- Tebar Nasi Bungkus Jumat, Wujud Kepedulian Sosial dan Amal Jariyah
- Donor Darah di Masjid Mafaza Wonosobo, 34 Kantong Darah Berhasil Terkumpul
- RRM Kolaborasi Kebumen Seri 327
- Aksi Resik-Resik Masjid Wonosobo Seri 326 Digelar di Masjid Al-Mujahidin
- Donor Darah Milad Muhammadiyah ke-113 Bersama OBABA Wonosobo
- RRM Wonosobo Gelar Resik-Resik Masjid Seri #324 di Masjid Al Huda, Mergolangu Kalibawang
- RRM Wonosobo Gelar Aksi Resik Masjid ke-323 di Masjid R.T. Nitiyudha
- RRM Wonosobo Gelar Aksi ke-322 di Masjid Al Firdaus Wonoroto Watumalang
K.H. Muhammad Hasyim Asyari
Pendiri sekaligus Rais Akbar (pimpinan tertinggi pertama) organisasi massa Islam, Nahdlatul Ulama

K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari (14 Februari 1871 – 25 Juli 1947) adalah seorang ulama, pahlawan nasional, serta merupakan pendiri sekaligus Rais Akbar (pimpinan tertinggi pertama) organisasi massa Islam, Nahdlatul Ulama.
Ia memiliki julukan Hadratussyaikh yang berarti mahaguru dan telah hafal Kutub al-Sittah (6 kitab hadits), serta memiliki gelar Syaikhu al-Masyayikh yang berarti Gurunya Para Guru.[1] Ia adalah putra dari pasangan K.H. Asy'ari dengan Ny. H. Halimah, dilahirkan di Desa Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur, dan memiliki salah satu anak bernama K.H. A Wahid Hasyim yang juga merupakan pahlawan nasional perumus Piagam Jakarta, serta cucunya yakni K.H. Abdurrahman Wahid, merupakan Presiden RI ke-4.
Sumber dan selengkapnya ada di
Baca Lainnya :
https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Hasyim_Asy%27ari
.png)






