- Donor Darah Milad Muhammadiyah ke-113 Bersama OBABA Wonosobo
- RRM Wonosobo Gelar Resik-Resik Masjid Seri #324 di Masjid Al Huda, Mergolangu Kalibawang
- RRM Wonosobo Gelar Aksi Resik Masjid ke-323 di Masjid R.T. Nitiyudha
- RRM Wonosobo Gelar Aksi ke-322 di Masjid Al Firdaus Wonoroto Watumalang
- TEBAR NASI JUMAT, 7 NOVEMBER 2025 | SEDEKAH AIR WONOSOBO
- Sedekah Air Wonosobo Tebar 393 Bungkus Nasi, Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesama
- Tebar Nasi Bungkus Jumat Berkah di Kota Wonosobo dan Alun-alun Sapuran
- Sedekah Air Wonosobo Tebar Puluhan Nasi Bungkus untuk Warga yang Membutuhkan, Jumat 17 Oktober 2025
- RRM Wonosobo dan Komunitas OBABA Kolaborasi Bersih Masjid dan Donor Darah di Kalikajar
- TEBAR NASI JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | SEDEKAH AIR WONOSOBO
K.H. Muhammad Hasyim Asyari
Pendiri sekaligus Rais Akbar (pimpinan tertinggi pertama) organisasi massa Islam, Nahdlatul Ulama

K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari (14 Februari 1871 – 25 Juli 1947) adalah seorang ulama, pahlawan nasional, serta merupakan pendiri sekaligus Rais Akbar (pimpinan tertinggi pertama) organisasi massa Islam, Nahdlatul Ulama.
Ia memiliki julukan Hadratussyaikh yang berarti mahaguru dan telah hafal Kutub al-Sittah (6 kitab hadits), serta memiliki gelar Syaikhu al-Masyayikh yang berarti Gurunya Para Guru.[1] Ia adalah putra dari pasangan K.H. Asy'ari dengan Ny. H. Halimah, dilahirkan di Desa Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur, dan memiliki salah satu anak bernama K.H. A Wahid Hasyim yang juga merupakan pahlawan nasional perumus Piagam Jakarta, serta cucunya yakni K.H. Abdurrahman Wahid, merupakan Presiden RI ke-4.
Sumber dan selengkapnya ada di
Baca Lainnya :
https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Hasyim_Asy%27ari
.png)




